Palangka Raya, 10 September 2026 – Pasukan Relawan ASN Karhutla Regu OPD Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan penanganan kebakaran lahan melalui kegiatan pemadaman dan pendinginan (mop-up) di wilayah Jalan Alam Lestari (Mahir Mahar) dan Jalan Mahir Mahar Induk, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pemadaman pertama mulai pukul 07.39 hingga 12.00 WIB dan dilanjutkan kembali pada pukul 13.20 hingga 15.42 WIB. Tim bergerak melakukan penanganan setelah menemukan kepulan asap tipis di sekitar akses masuk Jalan Alam Lestari.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kebakaran terjadi pada lahan gambut dengan vegetasi berupa semak belukar, pakis, kayu, serta tanaman sawit. Kondisi kebakaran merupakan tipe kebakaran bawah permukaan yang berpotensi menyisakan titik api di dalam lapisan gambut meskipun api di permukaan telah berhasil dipadamkan.
Setelah menemukan kepulan asap, tim segera melakukan penanganan awal dengan memanfaatkan sumber air dari parit di sekitar lokasi. Selanjutnya, tim menyiapkan tandon air dan selang untuk menjangkau titik lokasi yang berada cukup jauh dari badan jalan.
Dalam proses penanganan, petugas menemukan firespot aktif yang masih menyala di area lahan gambut. Tim kemudian segera menyiapkan peralatan dan melakukan pemadaman dengan menggunakan suplai air dari tandon. Upaya tersebut berhasil memadamkan titik api yang masih aktif.
Setelah proses pemadaman, tim kembali melakukan pemantauan terhadap area terdampak. Hingga kegiatan selesai, kondisi kepala api telah padam, sementara pada beberapa bagian tanah gambut masih terlihat asap tipis sebagai sisa proses pembakaran di bawah permukaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Regu Relawan ASN Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya melalui pemantauan serta penanganan terhadap titik-titik yang berpotensi kembali menyala.
Penanganan terhadap lahan gambut membutuhkan kewaspadaan dan pemantauan lanjutan karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah dan kembali muncul apabila kondisi lingkungan mendukung.
Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap atau titik api di lingkungan sekitar.
Bersama cegah karhutla. Jaga lahan, jaga lingkungan, jaga Kalimantan Tengah.
