Palangka Raya – Pasukan Relawan ASN Karhutla Regu Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Jalan Karanggan, Kota Palangka Raya, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut menyasar dua lokasi, yakni Jalan Karanggan XX, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, serta Jalan Karanggan XVIII, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut.
Sebelum menuju lokasi, regu Diskop dan UKM Provinsi Kalteng mengikuti apel siaga sekaligus menerima arahan di Istana Isen Mulang pada pukul 07.00 WIB. Setelah itu, regu bergerak menuju PUSDALOPS untuk mengambil logistik dan mengisi tandon air berkapasitas 1.100 liter sebagai persiapan pelaksanaan pemadaman.
Setibanya di Jalan Karanggan XX, personel menemukan sejumlah firespot yang masih aktif, disertai kepulan asap tebal dari sisa kebakaran. Kondisi tersebut cukup berisiko karena lokasi merupakan lahan gambut dengan vegetasi berupa semak belukar, pakis, dan kayu.
Regu kemudian melakukan pemadaman terhadap titik api yang masih menyala sekaligus pembasahan pada area yang masih mengeluarkan asap. Suplai air diperoleh dari tandon dan parit yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Memasuki siang hingga sore hari, regu melanjutkan kegiatan ke Jalan Karanggan XVIII. Pemadaman dan pendinginan dilakukan secara intensif untuk memastikan titik-titik yang berpotensi kembali terbakar dapat dikendalikan.
Selain melakukan pemadaman, personel juga melakukan pembasahan di sekitar rumah warga sebagai langkah antisipasi agar api maupun firespot tidak merambat dan membahayakan permukiman di sekitar lokasi.
Dengan menggunakan mobil Triton, tandon air, selang, ember, dan tali, lima personel Regu Diskop dan UKM terus melakukan pemadaman serta pembasahan hingga pukul 16.00 WIB.
Meskipun sebagian titik api berhasil dipadamkan, kondisi tanah gambut di lokasi masih mengeluarkan asap tebal dan pada beberapa bagian berpotensi kembali memunculkan api akibat tiupan angin. Karena itu, upaya pendinginan dan pemantauan lanjutan tetap diperlukan untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla, khususnya melalui keterlibatan personel ASN dalam pengendalian kebakaran di lapangan.
Melalui sinergi dan kesiapsiagaan seluruh unsur, penanganan karhutla diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan terpadu guna melindungi masyarakat, permukiman, serta lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
