PALANGKA RAYA – Pasukan Relawan ASN Karhutla Regu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah kawasan Jalan Karanggan, Kota Palangka Raya, Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut menyasar tiga lokasi, yakni Jalan Karanggan XVIII, Jalan Karanggan XX, dan Jalan Karanggan Induk. Area yang mendapatkan penanganan diperkirakan mencapai kurang lebih 5 hektare, dengan kondisi kebakaran lahan yang berada di sekitar kawasan permukiman.
Setibanya di lokasi, tim menemukan sejumlah titik kepulan asap yang masih memerlukan penanganan. Kondisi lahan didominasi tanah gambut dengan vegetasi berupa semak belukar, pakis, serta akar-akar kayu. Kebakaran yang terjadi merupakan tipe kebakaran bawah permukaan sehingga memerlukan proses pemadaman, pembasahan, dan pendinginan secara menyeluruh untuk mencegah api kembali muncul.
Dalam kegiatan tersebut, Regu Diskop UKM Provinsi Kalimantan Tengah berkolaborasi dengan Biro Hukum, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), BNPB Provinsi Kalimantan Tengah, serta sejumlah OPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Penanganan dilakukan dengan memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar lokasi, antara lain tandon berkapasitas 1.100 liter, parit, dan sumur bor. Ketersediaan sumber air tersebut turut mendukung kelancaran proses pemadaman karena pengisian ulang tandon dapat dilakukan tanpa harus menempuh jarak yang jauh dari titik penanganan.
Setelah menyelesaikan penanganan di sekitar Jalan Karanggan Induk dan Karanggan XVIII, tim beristirahat pada siang hari sebelum kembali melanjutkan kegiatan. Tim kemudian bergerak menuju kawasan Jalan Karanggan XX dan kembali menemukan beberapa titik kepulan asap yang masih memerlukan pembasahan dan pendinginan.
Proses penanganan dilakukan secara bertahap dengan menyisir area terdampak, melakukan pemadaman pada titik yang masih mengeluarkan asap, serta membasahi permukaan dan bagian tanah gambut yang berpotensi menyimpan bara api. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi munculnya kembali titik api, khususnya pada area yang memiliki vegetasi kering dan lapisan gambut.
Dalam pelaksanaan tugas, Regu Diskop UKM Kalteng menggunakan satu unit mobil Triton, satu unit tandon air berkapasitas 1.100 liter, dua ember, satu roll selang berdiameter 2,5 inci dengan panjang sekitar 20 meter, serta dua unit jet shooter.
Sebanyak lima personel Regu OPD Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah terlibat dalam kegiatan tersebut. Hingga kegiatan berakhir pada pukul 16.00 WIB, penanganan difokuskan pada pembasahan dan pendinginan tanah gambut serta penanganan sisa pemadaman yang masih menjalar dan percikan api kecil di sejumlah titik.
Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui keterlibatan ASN dalam penanganan Karhutla. Kolaborasi lintas OPD di lapangan terus dilakukan untuk mempercepat penanganan titik-titik yang masih mengeluarkan asap sekaligus mengantisipasi munculnya kembali kebakaran di kawasan lahan gambut yang berdekatan dengan permukiman.
