PALANGKA RAYA – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan oleh Pasukan Relawan ASN di Provinsi Kalimantan Tengah. Pada Rabu, 16 September 2026, Regu Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan pemadaman dan pembasahan lahan di kawasan Jalan Karanggan XVIII dan Jalan Karanggan XX, Kota Palangka Raya.
Tim yang beranggotakan lima personel mulai bergerak menuju lokasi pada pukul 08.00 WIB. Sesampainya di lapangan, petugas menemukan sejumlah titik yang masih mengeluarkan kepulan asap sehingga memerlukan penanganan lanjutan.
Kondisi lahan yang didominasi tanah gambut membuat penanganan tidak hanya dilakukan dengan memadamkan api yang terlihat di permukaan. Petugas juga melakukan pembasahan secara menyeluruh sebagai langkah pendinginan untuk mengurangi potensi munculnya kembali api dari bagian bawah permukaan tanah.
Dalam pelaksanaan tugas tersebut, Regu Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah. Kedua tim bersama-sama melakukan penyisiran, pemadaman titik asap, pembasahan, serta pendinginan pada area yang sebelumnya terbakar.
Area yang ditangani diperkirakan mencapai kurang lebih tiga hektare. Vegetasi di lokasi berupa semak belukar, pakis, serta akar-akar kayu, dengan kondisi kebakaran bertipe bawah permukaan yang berpotensi menyisakan bara di dalam lapisan gambut.
Dukungan sumber air di sekitar lokasi turut membantu kelancaran proses penanganan. Di kawasan Karanggan terdapat sumur bor dan sejumlah parit yang masih memiliki ketersediaan air. Kondisi tersebut memungkinkan tim melakukan pengisian ulang tandon tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
Setelah melaksanakan penanganan pada titik-titik di Jalan Karanggan XVIII, tim melanjutkan kegiatan pada siang hari menuju Jalan Karanggan XX. Di lokasi tersebut kembali ditemukan beberapa titik kepulan asap yang kemudian langsung dilakukan pembasahan dan pendinginan.
Dalam kegiatan tersebut, tim menggunakan satu unit mobil Triton, satu tandon berkapasitas 1.100 liter, satu ember, serta satu roll selang berukuran 2,5 inci dengan panjang sekitar 20 meter.
Kegiatan pemadaman dan pembasahan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan memastikan titik-titik yang masih mengeluarkan asap mendapatkan pembasahan guna meminimalkan risiko api kembali muncul.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pasukan Relawan ASN dalam mendukung penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah. Sinergi antarperangkat daerah di lapangan diharapkan dapat mempercepat penanganan titik-titik rawan sekaligus membantu melindungi kawasan permukiman dan lingkungan di sekitarnya.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di kawasan gambut. Apabila menemukan kepulan asap atau indikasi kebakaran, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin.
