PALANGKA RAYA – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya terus dilakukan oleh Pasukan Relawan ASN Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Pada Minggu (27/9/2026), Regu 17 OPD Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan pemadaman, pembasahan, dan pendinginan lahan sebagai langkah mencegah munculnya kembali titik api dan meluasnya kebakaran.
Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB, dengan pemadaman dan penanganan lahan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Tim terlebih dahulu bergerak menuju lokasi awal di Jalan Bukit Keminting 3, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.
Setibanya di lokasi, tim mendapati lahan terbakar berada cukup jauh ke bagian dalam, sekitar 300 meter dari akses jalan. Kondisi tersebut menyebabkan jangkauan penanganan menjadi terbatas. Tim kemudian melakukan pendinginan pada bagian lahan yang masih dapat dijangkau sebelum bergeser ke lokasi lain yang memerlukan penanganan.
Pada sekitar pukul 10.00 WIB, Regu 17 Diskop UKM Kalteng bergerak menuju Jalan Tjilik Riwut Km 13, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Bukit Batu. Di lokasi tersebut, tim menemukan sejumlah titik yang masih mengeluarkan kepulan asap dan memerlukan pembasahan karena berpotensi kembali menyala.
Dengan menggunakan peralatan pemadaman yang tersedia, tim melakukan penyiraman, pembasahan, dan pendinginan secara bertahap pada area terdampak. Penanganan difokuskan pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap serta bagian lahan yang dinilai berpotensi kembali terbakar.
Lahan yang ditangani diperkirakan memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi dengan kondisi kebakaran permukaan dan bawah permukaan pada jenis tanah gambut. Vegetasi di lokasi berupa semak belukar, pakis, kayu, dan alang-alang. Untuk mendukung kegiatan, tim memanfaatkan sumber air dari tandon dan kolam penampungan.
Setelah beristirahat pada siang hari, tim kembali melakukan pengisian tandon air dan melanjutkan penanganan di lokasi. Penyisiran dan pembasahan kembali dilakukan pada sejumlah titik yang berpotensi menjadi sumber penyalaan api, sebagai upaya mencegah terjadinya penyebaran dan kebakaran susulan.
Dalam pelaksanaan tugas, Regu 17 menggunakan sejumlah peralatan, antara lain toren air berkapasitas 1.100 liter, mobil Triton, selang 1,5 inci sepanjang 50 meter, selang spiral 3 meter, ember, tali, jet shooter, serta mesin pompa 8 HP.
Kegiatan penanganan Karhutla tersebut dilaksanakan oleh lima personel, secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Tim terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang masih mengeluarkan asap serta melaksanakan pendinginan secara menyeluruh guna mengantisipasi munculnya kembali api, khususnya pada lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan.
Keterlibatan Regu 17 Diskop UKM Kalteng dalam penanganan Karhutla merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons bersama terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Palangka Raya.
Tetap Semangat, Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan. ????????
