PALANGKA RAYA – Pasukan Relawan ASN Karhutla Regu 17 OPD Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan kegiatan pemadaman lanjutan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Rabu, 30 September 2026.
Kegiatan dilaksanakan di kawasan Jalan Banteng 12 dan 18, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Pemadaman dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 16.33 WIB.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, lahan yang terdampak kebakaran memiliki luas sekitar 1 hektare dengan kondisi tanah gambut. Kebakaran bersifat bawah tanah, dengan vegetasi berupa semak belukar dan pakis. Kondisi tersebut membuat proses penanganan memerlukan pemadaman sekaligus pendinginan secara berulang untuk memastikan titik bara di dalam lapisan gambut dapat dikendalikan.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pendinginan lanjutan terhadap lahan yang masih membara di dalam tanah di sekitar Jalan Banteng 12 dan 18. Sumber air yang digunakan berasal dari tandon serta sumur bor milik warga di sekitar lokasi.
Untuk mendukung proses penanganan, Regu 17 menggunakan sejumlah peralatan, antara lain satu unit mobil Triton, tandon berkapasitas 1.100 liter, dua unit pompa, empat roll selang, spiral 3 meter, dua ember, satu parang, serta dua unit jetshooter.
Penanganan di lapangan melibatkan lima personel Tim Diskop UKM Provinsi Kalimantan Tengah bersama Tim Kodim 1016/Palangka Raya. Sinergi antarpersonel dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman dan pendinginan serta mengantisipasi munculnya kembali titik api pada lahan gambut.
Hingga kegiatan berakhir pada pukul 16.33 WIB, kondisi kebakaran dilaporkan padam sebagian. Tim terus melakukan pemantauan dan pendinginan pada area yang masih berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan tanah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung penanganan karhutla melalui keterlibatan Pasukan Relawan ASN, khususnya dalam upaya pemadaman, pendinginan, dan pengendalian titik-titik rawan kebakaran di wilayah Kota Palangka Raya.
