Palangka Raya – Pasukan Relawan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Regu 17 OPD Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan pemadaman lanjutan berupa pendinginan dan penyekatan lahan yang terbakar di Jalan Garu Raya, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 15.44 WIB tersebut difokuskan pada penanganan titik api dan bara yang masih berada di bawah permukaan tanah gambut. Tim melakukan pendinginan serta penyekatan lanjutan dengan memanfaatkan sumber air dari sumur bor milik warga dan flexibletank berbahan terpal guna mencegah api kembali menyala dan meluas ke area sekitarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 7 hektare, dengan luas area yang berhasil dipadamkan sekitar 0,6 hektare. Kebakaran terjadi pada lahan gambut dengan vegetasi berupa semak belukar, pakis, kayu garunggang, dan akasia. Hingga kegiatan berakhir, sebagian area masih mengeluarkan asap, tetapi kondisi kebakaran secara umum telah terkendali.
Dalam pelaksanaan tugas, Regu 17 Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah mengerahkan lima personel dengan dukungan satu unit mobil dinas Triton, dua unit mesin pompa, lima gulung selang pemadam, dua buah selang spiral, dan dua buah nozzle. Upaya penanganan dilakukan secara terkoordinasi untuk menjangkau area yang masih membara, terutama pada lapisan tanah gambut yang berpotensi menyimpan bara api.
Kegiatan ini juga dilaksanakan melalui kerja sama dengan Regu Manggala Agni, Regu Pemadam MF Palangka Raya, dan Regu Pemadam Banda Raya. Sinergi antartim menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya penanganan kebakaran, khususnya pada lahan gambut yang memiliki risiko tinggi terhadap penjalaran api di bawah permukaan tanah.
Melalui kegiatan tersebut, Regu 17 Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah terus berperan aktif dalam mendukung upaya pengendalian karhutla di wilayah Kota Palangka Raya. Pemantauan dan penanganan lanjutan tetap diperlukan pada area yang masih mengeluarkan asap untuk memastikan bara api benar-benar padam serta mencegah kebakaran kembali meluas.
Tetap Semangat, Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan!
