Palangka Raya – Pasukan Relawan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Regu 17 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan upaya pemadaman kebakaran lahan di wilayah Kota Palangka Raya, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan pemadaman berlangsung di Jalan Krisna, kawasan G. Obos, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Tim mulai melaksanakan kegiatan pada pukul 07.00 WIB, dengan proses pemadaman dimulai pukul 09.30 WIB hingga berakhir pada pukul 16.00 WIB.
Dalam pelaksanaan tugas tersebut, Regu 17 menerjunkan sebanyak lima personel dengan dukungan peralatan berupa satu unit mobil Triton, tandon air berkapasitas 1.100 liter, empat gulung selang pemadam (fire hose) berukuran 1,5 inci dengan panjang masing-masing 30 meter, tali, jet shooter, mesin pompa berkekuatan 9 HP, serta alat pelindung diri (APD) bagi personel.
Penanganan kebakaran dilakukan dengan memanfaatkan sumber air dari tandon dan sumur warga. Petugas melakukan penyiraman secara bertahap pada titik-titik api yang masih aktif serta area di sekitarnya untuk mengurangi intensitas panas dan mencegah penjalaran api ke wilayah lain.
Kondisi lahan yang didominasi tanah gambut dengan vegetasi berupa semak belukar, pakis, kayu, dan alang-alang menjadi perhatian khusus dalam proses pemadaman. Pasalnya, kebakaran pada lahan gambut berpotensi menyisakan bara api di bawah permukaan tanah yang dapat memicu munculnya kembali titik api apabila tidak ditangani secara menyeluruh.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran masih memerlukan pemantauan lebih lanjut, tetapi kondisinya telah berhasil dikendalikan dan hampir padam. Personel terus melakukan upaya penanganan pada titik-titik yang berpotensi menyimpan bara api guna mengantisipasi munculnya kembali kebakaran serta memastikan situasi di lokasi tetap aman.
Pelaksanaan pemadaman dilakukan di tengah kondisi cuaca cerah dengan suhu berkisar 39–40 derajat Celsius, kecepatan angin sekitar 5 kilometer per jam, dan kelembapan udara 27 persen. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam menjaga efektivitas pemadaman dan mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api.
Secara keseluruhan, kegiatan pemadaman Karhutla oleh Regu 17 OPD Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah berjalan lancar dan terkendali. Upaya penanganan dilakukan secara berkelanjutan hingga kondisi lahan benar-benar aman, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah.
Melalui keterlibatan Pasukan Relawan ASN Karhutla, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong sinergi dan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi ancaman Karhutla, sekaligus melindungi lingkungan dan masyarakat dari dampak yang ditimbulkan.
Tetap Semangat, Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan!
