Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah menyelenggarakan Pelatihan Vokasional Pengelolaan Budidaya Jamur bagi pelaku usaha/kelompok tani hutan di wilayah perhutanan sosial Kota Palangka Raya 2025. (Senin, 13 Oktober 2025)
Pelatihan ini diselenggarakan selama 5 (lima) hari bertempat di di Hotel Aurilla Palangka Raya, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM pelaku usaha di kawasan sekitar hutan, agar mampu mengembangkan usaha budidaya jamur sebagai salah satu alternatif ekonomi produktif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal.
“Melalui pelatihan vokasional ini, kami berharap para pelaku usaha dan kelompok tani hutan dapat mengembangkan usaha budidaya jamur secara berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan pendapatan sekaligus mendukung pengelolaan hutan lestari,” ujar Rahmawati.
Selain itu, tidak lupa beliau juga menyarankan agar Pelaku Usaha ini bisa bergabung ke dalam Koperasi Kelurahan Merah Putih sesuai domisilinya di Palangka Raya. Melalui wadah koperasi tersebut, para pelaku usaha tidak hanya dapat memperkuat jejaring kemitraan dan solidaritas antaranggota, tetapi juga memperoleh akses yang lebih luas terhadap pembinaan dan peluang pemasaran.
Budidaya jamur memiliki prospek cerah karena permintaan pasar terus meningkat. Melalui pelatihan ini, diharapkan kelompok tani hutan dapat mengembangkan usaha baru yang memberikan nilai tambah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan pelatihan vokasional ini akan memperkuat kelembagaan kelompok tani hutan di Kota Palangka Raya sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan anggota melalui diversifikasi usaha. Dengan demikian, program perhutanan sosial tidak hanya berdampak pada kelestarian hutan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
#kaltengberkahkaltengmaju
