Palangka Raya, Kamis (15/10/2026) – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, melantik Ketua Pengganti Antarwaktu (PAW) dan mengukuhkan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Tengah Masa Bakti 2024–2029. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.
Pelantikan dan pengukuhan ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan kepengurusan organisasi, memperkuat koordinasi dan konsolidasi internal, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja DWP. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran DWP sebagai organisasi yang mendukung pemberdayaan perempuan, peningkatan kualitas keluarga, serta kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Aisyah Thisia Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelantikan dan pengukuhan pengurus PAW DWP Provinsi Kalimantan Tengah. Ia menegaskan bahwa DWP memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan, terutama melalui pemberdayaan perempuan dan penguatan ketahanan keluarga.
“Dharma Wanita Persatuan memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya sebagai wadah bagi para istri Aparatur Sipil Negara, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui pemberdayaan perempuan dan penguatan ketahanan keluarga,” ujarnya.
Ia berharap para pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan kebersamaan, serta memperkuat sinergi dalam menjalankan program-program organisasi. Dengan demikian, DWP diharapkan mampu menjadi wadah yang produktif dalam meningkatkan kapasitas perempuan dan mendukung terwujudnya keluarga yang harmonis, mandiri, dan sejahtera.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, mengajak seluruh pengurus DWP dan ASN perempuan untuk senantiasa menjaga komitmen, kesetiaan, dan loyalitas dalam mendukung kepemimpinan serta pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Jadikanlah rumah sebagai tempat pulang yang nyaman bagi suami. Dukungan tersebut juga harus sejalan dengan nilai-nilai integritas, sehingga suami dapat bekerja secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Linae juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab ASN. Menurutnya, dukungan keluarga yang harmonis perlu berjalan beriringan dengan penerapan nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab, sehingga setiap ASN dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui pelantikan dan pengukuhan ini, DWP Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan semakin solid, aktif, dan inovatif dalam melaksanakan program kerja organisasi. Sinergi antara pengurus DWP, pemerintah daerah, dan seluruh anggota menjadi modal penting untuk memperkuat pemberdayaan perempuan, meningkatkan ketahanan keluarga, serta mendukung keberhasilan pembangunan di Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan pengabdian, sehingga Dharma Wanita Persatuan dapat terus berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan keluarga ASN yang berkualitas serta masyarakat Kalimantan Tengah yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.
