PALANGKA RAYA – Kamis, 6 Agustus 2026 – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan Se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di Palangka Raya, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota hingga pemerintah desa dan kelurahan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin berkualitas.
Rapat koordinasi tahun ini mengusung tema "Penguatan Peran dan Akuntabilitas Kepala Desa/Lurah se-Kalimantan Tengah dalam Mewujudkan Desa Tangguh, Aman, Sejahtera untuk Mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI serta Kartu Huma Betang Sejahtera." Tema tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa pemerintah desa dan kelurahan memiliki posisi yang sangat strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah desa dan kelurahan merupakan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh kepala desa dan lurah di Kalimantan Tengah untuk terus memperkuat akuntabilitas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan setiap program dan anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Gubernur.
Gubernur juga menyampaikan bahwa pembangunan desa dan kelurahan di Kalimantan Tengah terus dilaksanakan dengan berlandaskan filosofi Huma Betang dan budaya Belom Bahadat, yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, toleransi, keharmonisan, serta keberagaman masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Dengan luas wilayah mencapai 153.443 km?2; dan jumlah penduduk sekitar 2,879 juta jiwa yang tersebar di 13 kabupaten, 1 kota, 136 kecamatan, 139 kelurahan, dan 1.432 desa, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong percepatan pembangunan melalui penguatan ekonomi lokal. Berbagai program strategis diarahkan pada pengembangan ekonomi hijau (green economy), ekonomi biru (blue economy), hilirisasi sumber daya alam, peningkatan literasi digital masyarakat, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak perekonomian desa.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pemerintah desa dan kelurahan dalam menyukseskan berbagai program pembangunan nasional maupun daerah. Selain mendukung implementasi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program Kartu Huma Betang Sejahtera sebagai salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Edy Pratowo, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, unsur Forkopimda, Linae Victoria Aden, para Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Tengah, Kepala Perangkat Daerah Provinsi, pimpinan instansi vertikal, serta diikuti oleh 136 camat, 139 lurah, dan 1.432 kepala desa dari seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
